RS Premier Kenalkan Robot Robin Solusi Atasi Gangguan Tulang Belakang
AUGUST 28, 2025
RS Premier Kenalkan Robot Robin Solusi Atasi Gangguan Tulang Belakang
Bintaro Jaya - Tangerang Selatan. Rumah Sakit Premier Bintaro memperkenalkan berbagai inovasi penanganan gangguan tulang belakang melalui seminar kesehatan bertajuk “Update Management of Spine Problems”. Acara ini digelar dalam rangkaian Media Tour 2025 di Hotel Happer, Palembang, pada Rabu (27/8/2025), dan menghadirkan narasumber utama dr. Asrafi Rizki Gatam, SpOT(K) Spine, seorang dokter spesialis ortopedi tulang belakang dari RS Premier Bintaro.
Selama lebih dari satu dekade berdiri, RS Premier Bintaro telah berkembang menjadi salah satu pusat rujukan utama untuk penanganan berbagai keluhan tulang belakang di Indonesia. Rumah sakit ini tidak hanya menawarkan layanan medis dengan tenaga ahli berpengalaman, tetapi juga terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi mutakhir untuk meningkatkan kualitas pelayanan pasien.
Dalam paparannya, dr. Asrafi menjelaskan bahwa keluhan tulang belakang seperti nyeri punggung bawah yang menjalar ke paha hingga tungkai merupakan salah satu kasus yang paling sering ditemukan. Selain itu, tidak sedikit pasien yang datang dengan keluhan nyeri leher yang menjalar hingga ke lengan.
"Keluhan biasanya diawali dari nyeri pinggang, kesemutan, hingga rasa tertarik di bagian bokong. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan fungsi pada lutut, pergelangan tangan, bahkan kehilangan sensasi," ujarnya.
Penanganan masalah tulang belakang, menurut dr. Asrafi, sebaiknya dimulai dari metode non-bedah seperti pemberian obat, vitamin, dan terapi fisik. Namun pada kasus yang lebih berat, tindakan operatif seperti bedah minimal invasif hingga endoskopi menjadi solusi yang efektif.
ROBBIN: Terobosan Robotik dalam Bedah Tulang Belakang
Salah satu inovasi unggulan yang diperkenalkan RS Premier Bintaro adalah teknologi robotik canggih bernama ROBBIN (Robotic Navigation Spine Surgery). Teknologi ini dikembangkan khusus untuk prosedur bedah tulang belakang, terutama dalam pemasangan implan seperti pedicle screw dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
ROBBIN merupakan sistem robotik navigasi yang terintegrasi dengan CT Scan 256-slice, C-Arm 3D, dan MRI 3 Tesla. Kombinasi ini memungkinkan dokter melakukan tindakan dengan presisi, luka sayatan yang minimal, serta mempercepat proses pemulihan pasien secara signifikan.
“Dengan bantuan ROBBIN, durasi operasi yang biasanya memakan waktu hingga 8 jam kini bisa diselesaikan hanya dalam waktu sekitar 2 jam saja,” jelas dr. Asrafi.
Keunggulan lain dari ROBBIN adalah tingkat akurasi penempatan implan mencapai 99 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan metode manual (free-hand) yang memiliki tingkat akurasi 69–94 persen. Hal ini juga mengurangi risiko komplikasi seperti cedera saraf, infeksi, atau gangguan fungsi akibat kesalahan penempatan implan.
Selain itu, karena tindakan dilakukan secara minim invasif, pasien mengalami lebih sedikit pendarahan, rasa sakit yang lebih ringan, dan waktu rawat inap yang lebih singkat. Teknologi ini juga sangat efektif untuk menangani kasus-kasus kompleks seperti skoliosis derajat tinggi, pergeseran tulang belakang (spondylolisthesis) tingkat lanjut, dan kelainan degeneratif berat.
ROBBIN juga membantu mengurangi paparan radiasi bagi pasien dan tenaga medis karena hanya memerlukan sedikit pemeriksaan X-ray tambahan. Kelebihan lainnya, robot ini bekerja secara konsisten tanpa terpengaruh oleh kondisi fisik atau kelelahan operator, memberikan hasil yang dapat direproduksi dengan kualitas tinggi pada setiap tindakan.
Dengan hadirnya ROBBIN, RS Premier Bintaro menjadi salah satu pelopor rumah sakit di Asia Tenggara yang mengadopsi teknologi bedah tulang belakang robotik modern setara standar internasional. Pasien pun kini tidak perlu lagi bepergian ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan medis berteknologi tinggi seperti ini.
Melalui seminar ini, RS Premier Bintaro menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi penanganan tulang belakang yang semakin maju, aman, dan efektif. Kolaborasi antara keahlian dokter dan teknologi seperti endoskopi serta robotik, menjadikan rumah sakit ini sebagai rujukan utama dalam bidang ortopedi tulang belakang di Indonesia.